Diposting oleh : Antonius Handoko Kategori: Renungan & Motivasi - Dibaca: 3215 kali Senin, 30 Maret 2015 - 22:16:21 WIB
Peristiwa yang terjadi pada hari senin dalam pekan suci disebut dalam Injil Yohanes sebagai peristiwa pengurapan yang dilakukan oleh Maria (saudara Marta dan Lazarus). Maria mengurapi kaki Tuhan Yesus dengan minyak narwastu sebanyak setengah kati (sekitar 1 liter). Tuhan Yesus mengatakan bahwa pengurapan itu merupakan persiapan akan kematiannya. Minyak narwastu merupakan minyak yang harganya mahal dan biasanya digunakan oleh para raja para masa itu. Maria mengurapi kaki Tuhan Yesus sebagai bentuk pengormatan dan bakti darinya.
Wangi minyak narwastu yang dituangkan oleh Maria ke kaki Yesus segera menyebar ke setiap sudut ruangan. Memenuhi ruangan itu dengan wewangian yang membuat setiap orang menghirup nafas dalam untuk menikmati aroma harumnya.
Kita dalam hidup saat ini juga bisa berbagi kebaikan seperti Maria, bukan dengan menuangkan minyak narwastu di kaki Tuhan Yesus. Namun dengan berbagi kebaikan bagi sesama, kebaikan yang akan menebar keharuman dan membuat setiap orang yang menerimanya merasakan cinta kasih Tuhan; sebab KEBAIKAN adalah wewangian yang ajaib. Ketika anda memercikkannya kepada orang lain, anda akan mendapatkan tetes kebahagiaan pada diri sendiri.
Baca juga artikel berikut:
082 133 636261
082 133 636261
082 133 636261
523F7CC3
082 133 636261