Arsip Blog
Kategori Produk
Our Suports

  082 133 636261
  082 133 636261
  Kedai Rohani


Anda pengunjung kami ke 247416.
Saat ini sedang ada 2 pengunjung online dari total 79 pengunjung hari ini. (hits 763/ 1168968 )



Anda sedang berada di: Blog
Blog Kedairohani.com
Kepercayaan orang Bodoh
Diposting oleh : Antonius Handoko Kategori: Renungan & Motivasi - Dibaca: 1269 kali Rabu, 22 April 2015 - 22:43:53 WIB

Di suatu kota tinggalah seorang yang terkenal beriman kepada Tuhan. Ia selalu berdoa di Gereja untuk memohon perlindungan Tuhan dan dengan tiada henti-hentinya ia berdoa kepada Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan akan senantiasa menyelamatkan hidupnya. Pada suatu ketika hujan lebat turun di daerah itu, karena hujan terus turun maka sungai-sungai mulai meluap dan daerah itu mulai tergenang air. Orang-orang segera mengemasi barang-barang mereka untuk pergi mengungsi. Orang beriman itu tidak mengungsi, ia malah bergegas pergi ke gereja yang ada di daerah itu padahal gereja itu juga sudah tergenang air.
“Ayo kita segera pergi dari tempat ini!” ajak para tetangganya.
“Tidak! Kalian pergi saja, saya percaya kepada Tuhan. saya tahu Tuhan akan menolong saya.” Jawab orang beriman tersebut.
Ketika air mulai meninggi tim SAR datang untuk mencari orang-orang yang masih terjebak di lokasi banjir itu. Tim SAR menemukan orang itu sedang berada di lantai dua gereja tersebut.
“Ayo segera naik ke perahu, banjir makin meninggi” kata seorang yang ada di perahu karet milik tim SAR itu.
“Tidak, saya percaya Tuhan akan segera datang untuk menolong saya.” Kata orang tersebut dengan yakinnya.
Tim SAR mencoba merayu orang tersebut namun ia tetap tidak mau ikut dan melanjutkan doanya.
Hujan tidak segera reda, bendungan yang ada di kota tersebut tidak mampu menampung luapan air sungai sehingga banjir semakin meninggi. Beberapa saat kemudian datanglah perahu motor ke dekat gereja. Pada saat itu orang yang percaya itu sedang berdoa di atap gereja.
“Ayo, saudara naiklah ke sini dan ikut kami. Kami akan menyelamatkan mu” Kata tim penyelamat yang ada di perahu motor tersebut.
“Tidak, saya percaya Tuhan akan menolong saya, pergilah dan biarkan saya meneruskan doa saya” kata orang itu.
Tim penyelamat itupun pergi meninggalkan orang tersebut di atas atap gereja. Ketika air semakin naik orang tersebut berenang ke arah menara gereja dan naik ke atas menara tersebut. Setelah beberapa saat datanglah tim penyelamat memakai helikopter. Tim penyelamat itupun tidak berhasil menolong orang tersebut karena ia bersikeras bahwa Tuhan akan menolongnya.
Akhirnya orang yang percaya kepada Tuhan itupun mati. Ia adalah orang baik, maka ia setelah kematiannya mendapat kesempatan untuk berjumpa dengan Allah. Ketika sampai di hadapan Allah orang itu dengan marah berkata.
“Bapa, mengapa Engkau ingkar janji. Aku percaya kepada Mu dan senantiasa berdoa kepada Mu, tapi mengapa Engkau tidak menolongku saat aku sedang berada dalam kesulitan”.
Tuhan Allah memberinya tatapan heran, dan menjawab,
"Aku sudah mengutus dua perahu dan sebuah helikopter, namun engkau menolaknya. Lalu apa lagi yang engkau inginkan dariku?”

Renungan:
Dalam hidup kita Tuhan selalu ikut terlibat untuk membantu kita di saat kita berada dalam kesulitan, namun sering kali kita tidak menyadarinya. Tuhan sering kali memakai sesama kita sebagai perpanjangan tangan kasih-Nya. Beriman kepada Tuhan berarti memiliki mata yang tajam bahwa Tuhan juga hadir dalam sesama kita, lewat orang-orang terdekat kita ia senantiasa mengasihi kita.





Baca juga artikel berikut:

  Facebook  
  Tidak Login Facebook (34)  
  082 133 636261
  523F7CC3
  082 133 636261